Rapat Kuesioner untuk Evaluasi Kebutuhan Warga Relokasi Desa Simonet
Pada Jumat, 2 Agustus 2024, Bapperida Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan rapat penting terkait evaluasi kuesioner bagi warga terdampak relokasi di Desa Simonet. Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Dwaraka ini dipimpin oleh Bapak Widi Hari Nugroho, S.T., M.T., selaku Kabid Ekonomi & Infrastruktur Bapperida dan di ikuti dengan Pak Aditya Darmawan, S.E. serta mahasiswa dari UIN, UPGRIS, dan UNIKAL. Dengan durasi rapat mulai pukul 09:00 hingga 11:00 WIB, acara ini berfokus pada penyusunan dan evaluasi kuesioner yang telah disusun sebagai bagian dari langkah kajian sosial ekonomi bagi masyarakat relokasi.
Tujuan dan Agenda Rapat
Rapat ini dilaksanakan untuk mereview hasil kunjungan lapangan sebelumnya dan memaparkan pentingnya kuesioner dalam memahami kondisi ekonomi dan sosial warga terdampak. Agenda utama dalam rapat ini meliputi:
Review Hasil Kunjungan Lapangan: Pembahasan dimulai dengan pemaparan hasil observasi lapangan terhadap kondisi warga di lokasi relokasi, termasuk tantangan ekonomi dan sosial yang mereka hadapi.
Penyusunan Kuesioner: Tim Bapperida berdiskusi mengenai penyusunan kuesioner yang lebih mendalam untuk memperoleh data yang akurat, termasuk dalam hal aspek ekonomi, keberlanjutan hidup, dan harapan warga.
Rencana Program Pemerintah: Pemerintah berencana menggunakan data yang terkumpul dari kuesioner ini sebagai dasar penyusunan program dukungan bagi masyarakat terdampak.
Keterampilan Pengumpulan Data: Bapak Widi juga menekankan pentingnya keterampilan public speaking bagi para pengumpul data agar responden lebih nyaman dan jelas dalam memberikan jawaban.
Evaluasi dan Penambahan Pertanyaan Kuesioner
Diskusi kemudian berlanjut pada evaluasi mendalam terhadap isi kuesioner. Beberapa kritik dan masukan muncul, antara lain perlunya pertanyaan yang lebih spesifik mengenai kondisi ekonomi warga sebelum dan sesudah relokasi, serta aspek keberlanjutan hingga generasi mendatang. Tim juga mengidentifikasi kebutuhan untuk menggali lebih jauh potensi keterampilan dan keahlian warga terdampak, terutama dalam rangka mempersiapkan mereka agar dapat mandiri di lingkungan baru.
Sejumlah penambahan yang diusulkan untuk kuesioner, antara lain:
Pertanyaan terkait keterampilan khusus yang dimiliki kepala keluarga dan anggota keluarga lainnya.
Rencana usaha baru atau kegiatan ekonomi di lokasi relokasi.
Informasi tentang anggota keluarga usia produktif beserta jenis pekerjaan mereka.
Rencana pendidikan dan pelatihan bagi anak-anak untuk mendukung masa depan mereka.
Kebutuhan akan fasilitas umum seperti pendidikan, kesehatan, dan pasar yang akan mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Pentingnya Rapat Ini bagi Keberlanjutan Program Relokasi
Rapat ini menjadi momen penting dalam rangka mengumpulkan data yang dapat diandalkan untuk merancang program relokasi yang efektif. Kuesioner yang lebih terstruktur dan terperinci diharapkan dapat memberikan gambaran menyeluruh tentang kebutuhan dan harapan warga, sehingga program pemerintah dapat memberikan dampak langsung dan berkelanjutan. Dukungan yang diberikan juga akan memperhatikan aspek keberlanjutan, baik dalam hal ekonomi maupun sosial, sehingga warga terdampak relokasi dapat hidup lebih mandiri dan sejahtera.
Kesimpulan dan Langkah Selanjutnya
Rapat ini ditutup dengan kesimpulan bahwa evaluasi terhadap kuesioner akan terus dilakukan agar data yang dihasilkan benar-benar dapat memenuhi kebutuhan warga terdampak. Bapperida berkomitmen untuk menjadikan hasil survei ini sebagai acuan dalam penyusunan program-program yang membantu warga beradaptasi di lingkungan baru dengan baik.
BAPPEDA LITBANG KABUPATEN PEKALONGAN
Jl. Krakatau No.9, Tambor, Nyamok, Kec. Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah
Telp (0285) 381456, 381010
Fax. (0285) 381789 - Kajen - 51161
e-mail: bapppedalitbang@pekalongankab.go.id